google

add

adver

propeller

Propellerads

Huruf Lampung / Had Lampung

Yuk kita belajar huruf lampung!


Lampung merupakansalah satu propinsi di indonesia yang memeliki huruf tulis sendiri. huruf tulus ini sangat berbeda dengan huruf latin yang sering kita kenal ketika kita belajar membaca dan menulis saat kita di taman kanak-kanak dan sekolah dasar.

Pengen tahu gimana huruf lampung itu?

Huruf Lampung atau kasara lampung dikenal dengan istilah Had Lapung. kalau kita lihat lebih dekat  dalam Aksara Lampung terdiri terdapat huruf induk, anak huruf, anak huruf ganda dan gugus konsonan. Disamping itu terdapat juga lambing, angka, dan tanda baca. Mari kita lihat satu persatu!

Pertama, Huruf Induk
Perlu diketahui Aksara Lampung juga sering disebut dengan istilah /kaganga/, seseui dengan huruf awal dari aksara Lampung. Aksara lampung ditulis dan dibaca dari kiri ke kanan. Huruf induk ini berjumlah 20 huruf. mengeai bentuk, nama, dan urutan huruf induk dapat dilihat dari gambar berikut ini:
source: https://www.kotametro.com
Kedua,  Anak Huruf
hal yang membedakan dengan huruf latin adalah anak huruf. Selain Huruf induk yang sudah dibahas di atas, aksara lampung memiliki Anak huruf  yang berjumlah 12 anak huruf. masing masing anak huruf memiliki bentuk, bunyi dan fungsi yang berbeda-beda. bentuk dari anak huruf tersebut dapat dilihat berikut ini:

source: https://www.kotametro.com
Anak huruf itu sendiri dikelompokan menjadi beberapa kelompok. Kelompok pertama adalah anak huruf yang letaknya di atas huruf induk. yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah:

a. Ulan:
Jika kita perhatikan gambar anak huruf di atas, terdapat anak huruf yang bernama Ulan . Uluan sendiri berbentuk setengah lingkaran kecil yang terletak di atas huruf induk. Ulan terdiri atas dua macam: ulan yang menghadap ke atas  melambangkan bunyi [i], sedangkan ulan yang menghadap ke bawah  melambangkan bunyi [].
agar lebih jelas lihat gambar berikut:

letaknya di atas huruf induk, berbunyi (e)

letaknya di atas huruf induk, berbunyi (i)
 



b. Bicek
Seperti halnya Ulan, Bicek terletak di atas huruf induk. Bicek berbentuk garis tegak dan melambangkan bunyi [e].

letak Bicek di atas huruf induk dan berbunyi (e)

c. Tekelubang 
Tekelubang juga terletak di atas huruf induk. Tekelubang adalah anak huruf  berbentuk garis mendatar / strip kecil. Tekelubang sendiri mewakili  bunyi [ng].

-  (ng)
letak Tekelubang ada di atas huruf induk, berbunyi (ng)

d. Rejenjung

Rejenjung adalah anak huruf Kaganga berbentuk  yang terletak diatas
huruf. Rejenjung melambangkan bunyi [r].
Rejenjung mewakili bunyi (r) terletak di atas huruf induk

e. Datas

= (n)
Datas di atas huruf induk, mewakili bunyi (n)

Datas adalah anak huruf  yang berbentuk menyerupai tanda sama dengan dan terletak di atas huruf induk. Datas melambangkan bunyi [n].

Demikianlah tadi penjelasan untuk anak huruf yang letaknya di atas huruf induk. kelompok yang kedua,  Anak huruf yang terletak di bawah huruf induk. abak huruf tersebut adalah sebagai berikut:


a. Bitan

Bitan merupakan anak huruf dalam aksara lampung yang terletak dibawah huruf induk. Bitan
terdiri atas dua macam. Bitan yang berupa garis pendek mendatar ( – ) melambangkan bunyi [u] dan bitan yang berupa garis tegak  ( | ) mewakili bunyi [o].

b. Tekelungau


sementara itu Tekelungau adalah anak huruf yang berbentuk setengah lingkaran kecil dan  terletak di bawah huruf induk. Tekelungau  mewakili bunyi [au].

tekelungau mewakili bunyi (au),trletak di bawah huruf induk
Anak huruf yang ketiga adalah kelompok anak huruf yang terletak di kanan huruf induk. Kelompok tersebut adalah sebagai berikut:

a. Tekelingai     
Tekelingai merupakan anak huruf yang berbentuk garis tegak ( | ) yang
terletak di kanan huruf. Tekelingai melambangkan bunyi [ai].

b. Keleniah    
 Keleniah adalah anak huruf yang berbentuk seperti ( ~ ) yang terletak disebelah kanan huruf induk.  Keleniah melambangkan bunyi [h].

c. Nengen
Nengen merupakan tanda huruf mati. Nengen adalah anak huruf  yang berbentuk garis miring ( / ) dan terletak di kanan huruf induk. Nengngen melambangkan huruf yang berada di sebelah kiri nengngen menjadi huruf mati.

 perlu diingat bahwa  untuk melambangkan bunyi [ng], [r], [n], [y], [h], atau [w], nengen ( / )  tidak digunakan. Bunyi-bunyi itu dilambangkan dengan menggunakan anak huruf silahlan lihat dibawag ini!

link semoga membantu

 

2 comments: